Selasa, 31 Mei 2011

Dasar-Dasar Pengembangan Kurikulum

Chapter 1
Pengertian,peranan dan fungsi kurikulum
A. pengertian kurikulum
dalam pandangan lama kurikulum adalah sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh murid memperoleh ijazah.
B. peranan kurikulum
a. peranan konservatif
b. peranan kritis atau evaluatif
c. peranan kreatif
C. fungsi kurikulum
a. fungsi penyesuaian
b. fungsi integrasi
c. fungsi diferensiasi
d. fungsi persiapan
e. fungsi pemilihan
f. fungsi diagnostik
Chafter 2
Studi Lapangan Kurikulum
Penulisan tentang gambaran kurikulum dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang luasnya bidang akademik kurikulum yang digunakan selama lebih dari satu abad yang lampau yang lebih dikenal sebagai ”lapangan kurikulum”.
Chafter 3
Pendekatan Studi Kurikulum
Pendekatan mata pelajaran bertitik tolak dari mata pelajaran seperti sejarah, ekonomi, ilmu alam, ilmu berhitung dan lain sebagainya.
a. Pendekatan interdisiplener, merupakan pendekatan yang memadukan atau menggabungkan sejumlah mata pelajaran yang memiliki yang sama, yang menjadi satu bidang studi.
b. Pendekatan integratif, pendekatan ini bertitik tolak dari suatu keseluruhan atau kesatuan yang bermakna dan terstruktur.
c. Pendekatan sistem, sistem adalah sustu totalitas yang terdiri atas sejumlah komponen atau bagian, komponen itu saling berhubungan dan saling mempengaruhi satu sama lain.
Chafter 4
Berbagai Masalah Kurikulum
A. Masalah umum dikelompokkan kedalam delapan kelompok yaitu bidang cakupan, relevansi, keseimbangan, integrasi, sekuens, kontinuitas, artikulasi dan kemampuan transfer.
B. Masalah khusus dalam kurikulum, mencakup masalah yang berhubungan berhubungan dengan tujuan dan hasil-hasil kurikulum yang diharapkan oleh sekolah. Masalah yang berhubungan dengan isi dan organisasi kurikulum. Masalah yang berhubungan dengan proses penyusunan dan revisi kurikulum.
C. Peran guru dalam pengembangan kurikulum yaitu bertanggung jawab sepenuhnya dalam pelaksanaan kurikulum, baik secara keseluruhan maupun sebagai tugas yang berupa penyampaian bidang studi atau mata pelajaran yang sesuai dengan program yang diran cang kurikulum.


Chafter 5
Falsafah
A. falsafah pendidikan, menyatakan sesuatu yang sangat penting karena mengandung keyakinan yang berupa serangkaian cita-cita dan nilai-nilai yang sangat baik menurut pandangan masyarakat.
B. Terdapat empat falsafah di sekolah
1. rekonstrusisme
2. perenialisme
3. esensialisme
4. progresivisme
C. Falsafah Negara Pancasila sebagai Dasar Pendidikan Nasional
a. Rumusan pancasila dan pancasila sebagai dasar pendidikan nasional.
Chafter 6
Kemasyarakatan.
A. Masyarakat sebagai suatu sistem sosial meliputi subsistem kepercayaan, subsistem nilai, subsistem klebutuhan masyarakat, dan subsistem permintaan.
B. Kekuatan sosial yang mempengaruhi kurikulum, diantaranya kekuatan sosial yang resmi, kekuatan sosial setempat, organisasi profesional, dan kelompok atau organisasi yang bergerak berdasarkan kepentingan tertentu.
Chafter 7
Kebudayaan
A. Peradaban kebudayaan, kebudayaan merupakan lingkunga sosial manusia, dalam arti yang luas dan menyeluruh yang terkait dengan kehidupan bermasyarakat tertentu.
B. Masyarakat dan peradaban, peradaban menjiwai masyarakat dan sebaliknya masyarakat mempengaruhi perkembangan peradaban.
C. Dimensi kebudayaan, yaitu keluarga, pendidikan, politik, ekonomi, agama, dan teknologi.
D. Perubahan sosial kultural meliputi perubhan kebudayaan dan perubahan sosial.
E. Penyebab perubahan kebudayaan yaitu hasil-hasil penemuan, difusi kebudayaan, cita-cita dan ideologi, faktor geografis, perubahan penduduk.
F. Perubahan kebudayaan Indonesia dipengaruhi oleh faktor geografis, cita-ciat dan ideologi masyarakat, pertumbuhan penduduk, pengaruh teknologi medern dan integrasi kebudayaan nasional.
Chafter 8
Psikologi Belajar
A. belajar merupakan proses usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.
B. Teori belajar diantaranya, psikologi budaya, teori mental state, psikologi behaviorisme, teori koneksionisme, psikologi Gestalt.
C. Faktor-faktor belajar yaitu, kegiatan belajar, latihan dan ulangan, kepuasan dan kesenangan, asosiasi dan transfer, kesiapan dan kesediaan belajar, minat dan usaha, intelegensi, fisiologis.
D. Belajar dan implikasinya dalam penyusunan kurikulum.
a) Perencanaaan kurikulum harus bersifat fleksibel
b) Kurikulum harus dikembangkan berdasarkan latar belakang siswa dan lingkungannya.
c) Penyusunan kurikulum hendaknya disertai dengan kegiatan evaluasi.
Chafter 9
Perkembangan Siswa
A. siswa sebagai anggota masyarakat
B. pertumbuhan dan perkembangan siswa, meliputi perubahan jasmani, tekanan kultural dan perubahan fisiologis.
C. Kebutuhan para remaja, yaitu kecenderungan permanen dalam diri seseorang yang menimbulkan dorongan dan kelakuan untuk mencapai tujuan tertentu.
D. Developmental Tasks adalah suatu tugas yang muncul dalam periode kehidupan seseorang.
Chafter 10
Pengembangan tujuan pendidikan
A. Tujuan pendidikan nasional adalah membentuk manusia pembangunan ber-pancasila yang sehat jasmani dan rohaninya, memiliki pengetahuan dan keterampilan, dapat mengembangkan kreativitas dan tanggung jawab, dapat menyuburkan sikap demokrasi dan penuh tenggang rasa, dapat mengembangkan kecerdasan yang tinggi disertai bidi pekerti yang luhur, mencintai bangsanya, dan sesama manusia sesuai dengan ketentuan yang termakhtub dalam Undang-Undang Dasar 1945.
B. Tujuan institusional terbagi menjadi, tujuan pendidikan sekolah menengah dan dan tujuan sekolah menengah kejuruan.
C. Tujuan instruksional yaititujuan konten dan tujuan proses, tujuan tingkah laku, tujuan penampiulan, tujuan ekspensif.
Chafter 11
Model Kurikulum
A. Kurikulum humanistik, berdasarkan kurikulum humanistik fungsi kurikulum adalah menyiapkan peserta didik dengan berbagai pengalaman nalurian yang sangat berperan dalam perkembangan individu.
B. Kurikulum rekonstruksi sosial bertujuan untuk menghadapkan peserta didik pada berbagai permasalahan manusia dan kemanusiaan.
C. Kurikulum teknologi, dikalangan pendidikan teknologi sudah dikenal dalam bentuk pembelajaran berbasis komputer, sistem pembelajaran individu serta kaset atau video pembelajaran.
D. Kurikulum akademik
E. Model dinamik, pengembangan kurikulum dapat dimulai dengan unsur kurikulum apapun dan diproses dalam urutan atau susunan apapun.
F. Konsepsi kurikulum adalah landasan dasar tentang apa yang kita pikirkan dan tindakan apa yang kita lakukan mengenai kurikulum.
Chafter 12
Organisasi Kurikulum
A. Pemilihan dan penentuan isi kurikulum, isi kurikulum terdiri atas bahan-bahan pengajaran dan berbagai pengalaman yang diperlukan dalam tercapainya tujuan pendidikan.
B. Prosedur pengorganisasian kurikulum adalah dua hal yang sulit dipisahkan satu dengan yang lainnya, karena keduanya merupakan suatu rangkaian penyusunan kerangka kurikulum.
Chafter 13
Perencanaa Kurikulum
A. Perencanaan kurikulum adalah suatu proses ketika peserta dalam banyak tingkatan membuat keputusan tentang tujuan belajar, cara mendapat tujuan tersebut melalui situasi belajar mengajar serta penelaahan keefektipan dan kebermaknaan metode tersebut.
B. Karakteristik perencanaan kurikulum yaitu perencanaa kurikulum harus berdasarkan konsep yang jelas tentang berbagai hal yang menjadikan kehidupan menjadi lebih baik, karakteristik masyarakat sekarang dan masa depan serta kebutuhan dasar manusia. Perencanaan harus dibuat dalam kerangka kerja yang komprehensif. Tujuan-tujuan pendidikan harus meliputi rentang yang luas akan kebutuhan dan minat yang berkenaan dengan individu dan masyarakat.
C. Kerangka kerja perencanaan kurikulum yaitu pondasi, tujuan, general objectives, decision screen dan komponen perencanaan kurikulum.
D. Komponen perencanaan kurikulum ,faktor yang mempengaruhinya tujuan, konten, aktivitas belajar, sumber dan evaluasi.
Chafter 14
Pengembangan Kurikulum
A. Pengembangan kurikulum adalah proses perencanaan kurikulum agar menghasilkan rencana kurikulum yang luas dan spesifik.
B. Kerangka pengembangan kurikulum harus mengacu pada sebuah kerangka umum yang berisikan hal-hal yang diperlukan dalam penbuatan keputusan yaaitu asumsi yang digunakan, tujuan pengembangan kurikulum, penilaian kebutuhan, konten kurikulum, sumber materi kurikulum, implementasi kurikulum, evaluasi kurikulum dan keadaan dimasa mendatang.
Chafter 15
Desain Pengembangan Kurikulum
A. Desain pengembangan kurikulum adalah pengembangan proses perencanaan, validasi, implementasi dan evaluasi kurikulum.
B. Komponen pengembangan kurikulum yaitu program kegiatan, rencana pengembangan sekolah, organisasi dan struktur kurikulum, penilaian, perencanaan jangka pendek dan menengah dan strategi monitoring.
C. Model desain pembelajaran sistematik diantaranya identifikasi tujuan intruksional, analisis intruksional, identifikasi perilaku dan karakteristik, penulisan tujuan performa, pengembangan butir tes acuan, pengembangan strategi intruksional, pengembangan bahan intruksional, desain dan pelaksanaan evaluasi formatif.
Chafter 16
Perencanaan Pengajaran
A. Tujuan dan fungsi perencanaan yaitu memberi pegangan bagi para pihak yang terkait mulai dari level makro sampai mikro dilapangan agar mengetahui arah yang dituju untuk mengurangi dampak perubahan, pemborosan dan kesia-siaan serta menetapkan acuan untuk memudahkan pengawasan.
B. Jenis-jenis perencanaan yaitu perencanaan permulaan, perencanaan tahunan, perencanaan hari pertama, perencanaan terus menerus, perencanaan bersama, pengikutsertaan murid dalam perencanaan, perencanaan jangka panjang, perencanaan harian dan mingguan, rencana harian kerja, persiapan mengajar harian, reseource unit, rencana pengajar unit, paket pembelajaran modular.
Chafter 17
Pihak-pihak yang Terkait dalam Pengembangan Kurikulum
A. Sumber daya manusia pengembang kurikulum adalah kemampuan terpadu dari daya pikir dan daya fisik yang dimiliki oleh setiap pengembang kurikulum, dari tingkat pusat sampai ketingkat daerah.
B. Peran guru dalam pengembangan kurikulum yaitu pengelola administratif, pengelola konseling dan pengembangan kurikulum, sebagai tenaga profesi kependidikan, berpartisifasi dalam pengembangan kurikulum, meningkatkan keberhasilan sistem intruksional, pendekatan kurikulum, meningkatkan pamahaman konsep diri, memupuk hubungan timbal balik yang harmonis dengan siswa.


Chafter 18
Implementasi Kurikulum
A. Implementasi kurikulum yaitu aktualisasi kurikulum tertulis dalam bentuk pembelajaran.
B. Tahap-tahap implementasi terdiri dari pengembangan program, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi.
C. Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kurikulum yaitu karakteristik kurikulum, strategi implementasi, karakteritik pengguna kurikulum.
D. Prinsip-prinsip implementasi kurikulum yaitu perolehan kesempatan yang sama, berpusat pada anak, pendekatan dan kemitraan, kesatuan dalam kebijakan dan keberagaman dalam pelaksanaan.
E. Unsur-unsur implementasi kurikulum yaitu pelaksanaan kurikulum, bahasa pengantar, hari belajar, kegiatan kurikulum, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana pendidikan, remedial,pengayaan dan percepatan belajar, bimbingan dan konseling, pengembangan atau penyusunan silabus.
F. Komponen-komponen kurikulum yaitu studi program baru, identifikasi sumber daya, penetapan peran, pengembangan profesional, penjadwalan, sistem komunikasi.
Chafter 19
Evaluasi Kurikulum
A. Evaluasi adalah perbuatan pertimbangan berdasarkan seperangkat kriteria yang disepakati dan dapat dipertanggungjawabkan.
B. Aspek evaluasi kurikulum yaitu evaluasi kurikulum dan sistem kurikulum serta evaluasi kurikulum dan pengembangan kurikulum.
C. Prinsip-prinsip evaluasi kurikulum yaitu tujuan tertentu, bersifat objektif, bersifat komprehensif, kooperatif dan bertanggungjawab dalam perencanaan, efisien, dan berkesinambungan.
D. Jenis-jenis strategi evaluasi yaitu terdiri atas penentuan lingkungan tempat terjadinya perubahan, pengenalan dan penilaian terhadap berbagai kemampuan yang relevan, pendekatan dan prediksi hambatan yang mungkin terjadi dalam desain prosedural atau implementasi sepanjang tahap pelaksanaan program, penentuan keefektipan proyek yang telah dilaksanakan melalui pengukuran dan penafsiran hasil-hasil yang telah dicapai sehingga seorang evaluator dapat memilih strategi yang tepat.
E. Prosedur strategi evaluasi yaitu evaluasi kebutuhan dan fleksibility, evaluasi masukan, evaluasi proses dan evaluasi produk.
F. Komponen desain evaluasi yaitu penentuan garis besar evaluasi, pengumpulan informasi, organisasi informasi, analisis informasi, pelaporan informasi dan rencana evaluasi.
G. Rencana evaluasi kurikulum menyangkut beberapa aspek pengembangan kurikulum, termasuk sejumlah metode dan teknik yang sering dipakai dalam bidang lain selain bidang pendidikan.
Diambil dari buku karangan Prof. Dr. H. Oemar Hamalik

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar